HyoHyuk : Stupid Love – Chapter 7 (End)

062913_1406_HyoHyukStup1.jpg
Main Cast :

– Lee hyukJae (EunHyuk) Super Junior

– Kim Hyoyeon SNSD/ Girls’ Generation

– Junho 2PM

Other Cast :

Find by yourself

Genre :

Frienship, Romance

– Okey, Ini next chapter terakhirnyanya udah muncul!! Moga suka!! 

– DON’T COPY PASTE OR REUPLOAD !

*HAPPY READING*

“Masih berlaku kan? Aku mau menjadi kekasihmu oppa.” Hyoyeon pun segera memeluk Junho dan menangis di dada Junho. Junho hanya tersenyum simpul. Ditepuknya pundak Hyoyeon yang kini telah menjadi kekasihnya. Sudah lama, sangat lama akhirnya hal yang diimpi-impikan oleh Junho menjadi kenyataan.

“Gomawo Hyo. Saranghae Jeongmal Saranghae” Ucap Junho Pelan.

“Ne oppa. Nado.”

************Sunday*************

“Oppa! Mau temani aku belanja? Kebetulan pekerjaanku sudah selesai! Mau ya oppa?”

“Baiklah. Tunggu sebentar aku akan kesana.”

Sambungan pun terputus.

Sudah 20 menit. Junho tak kunjung datang. Hyoyeon mulai panik. Padahal jarak kantornya dengan kantor Junho tak kurang dari 10 menit. Ia mulai gelisah, matanya tak henti-henti memandangi jam tangan yang melingkar di tangannya.

‘dimana Junho-oppa? Ini sudah hampir 1 jam’ batin Hyoyeon yang berdiri tepat di depan pintu masuk.

Bipp.. Bipp..

Terdengar suara klakson dari ujung sana, mobil audy merah yang berhenti tepat di depan kantor Hyoyeon. Hyoyeon pun mulai menghelah nafasnya, ia berlari menuju mobil tersebut. Diketuknya kaca mobil sang pengemudi. Ia tersenyum manis sekali.

“Jangan membuatku ingin menciummu.” Junho kemudian mencubit pipi Hyoyeon, mereka tertawa bersama.

“Ayo!!” ucap Hyoyeon yang sumringah sambil mengaitkan sabuk pengaman.

Setelah puas berbelanja dan bersenang-senang bersama, Junho dan Hyoyeon pun memutuskan untuk pulang. Sebelum ke rumah, Junho sempat makan malam bersama Hyoyeon di restaurant terdekat. Setelah selesai makan Junho pun mengantarkan Hyoyeon sampai apartmentnya, makhlum saja Hyoyeon terlihat sangat lelah setelah seharian penuh ia terus beraktivitas.

Eunhyuk POV

**********Next day**********

“Sunbae! Apa benar berita yang menimpa anda?” “Bagaimana keadaan anda sekarang ini?” “Apa Nona Jina memutuskan anda?” “Lalu bagaimana karier anda ?” “Eunhyuk?” “Sunbae berikan tanggapan anda!” “Eunhyuk!” “Jawab lah pertanyaan kami!” Bagaimana..!” “Eunhyu…” “Eunhyuk..” “Tuan Lee Eunhyuk!!” “Mohon tanggapan anda!” “Eunhyuk!” “Eunhyuk..!!!”

Aku pun menghelah nafas sejenak. Rasanya sesak sekali, jika tidak ada kamera sudah ku pukuli mereka semua. Dengan segera ku suruh supir tua di depan untuk segera melaju. Aku sudah muak melihat muka-muka paparazzi gila gosip itu.

Di Gedung SM Entertainment…..

“Eunhyuk!!”

“Young Woon-Hyung!!” aku membelalak tak percaya. Bukannya dia telah mengundurkan diri menjadi menejerku.

“Kau kemana saja? Aku sudah menunggumu dari tadi!” Ucap Young Woon Hyung yang sambil menepuk pundakku. ‘Ada apa memangnya?’ batinku.

“Eh.. Aku dari kepolisian!!”

“Kau? Hah! Berani juga kau! Ya sudah ikut aku!” Tanpa aku mengiyakan ia sudah menyambar tangan ku dulu, dasar orang tua suka seenakknya sendiri.

*********Ruang ganti**********

“Sekarang duduk!”

“Kau tahu nona Kim?”

“Dia berpacaran dengan Lee Junho!”

“Rivalmu semasa SMA bukan?”

“Dan sekarang kau kehilangan kariermu, kehilangan fans-mu, kehilangan teman-teman lalu kau harus menerima imbas dari kegilaanmu itu ditambah kau juga harus menderita karena sakit hati! Bukankah itu sangat tragis tuan Lee HyukJae?”

Aku hanya diam mendengarkan setiap kata yang diucapkan Young Woon-Hyung. Dia benar, bukankah hidupku ini sangat tragis. Kehilangan pekerjaan, fans-fansku meninggalkan ku, orang tuaku yang sibuk dengan perusahaannya, teman-temanku yang entah kemana, dan dua wanita yang ku cintai kini juga ikut meninggalkanku. MENJIJIKAN! Kenapa aku sangat sial!!

Author POV

Keesokan harinya, Eunhyuk harus segera bersiap-siap untuk menjalani sidang perdananya atas kasus penyiksaan fisik yang menyangkutkan dirinya dan sang mantan kekasih, Choi Jina.

Pagi itu Eunhyuk hanya memakai kemeja putih dan celana jeans hitam. Dengan tenang ia memasuki ruang persidangan, terlihat Jina yang sudah siap untuk memulai persidangan.

“Baiklah. Tersangka Lee Hyuk Jae! Silahkan maju ke depan!” Ucap sang hakim ketua.

Setelah mendapat beberapa pertanyaan dan introgasi yang diberikan oleh beberapa hakim, termasuk hakim penuntut umum. Eunhyuk pun kembali ke tempat duduknya. Setelah itu giliran Jina.

Di sela-sela persidangan sempat terlihat Jina meneteskan air mata. Eunhyuk hanya dapat menatapnya dengan rasa bersalah dan iba, namun bagaimana lagi nasi sudah menjadi bubur. Takkan ada yang bisa ia ubah sekarang ini, ia harus menerima resiko dari perbuatannya tersebut.

*******

Setelah menjalani beberapa kali persidangan. Akhirnya hakim agung pun memutuskan bahwa Eunhyuk, Sang Rapper ternama Korea Selatan mendapatkan hukuman atas kasus yang menimpanya dengan waktu 6 tahun penjara dengan denda senilai 50 juta won. Meski pihak Jina tidak puas dengan hasil keputusan tersebut, namun dengan bijaksana Jina mulai menerimanya. Setidaknya Eunhyuk mendapatkan hukuman yang layak agar ia bisa merubah sikapnya yang sangat tidak pantas itu.

“Saya harap Eunhyuk-oppa bisa lebih baik.” Ucap Jina yang kemudian meninggalkan kerumunan wartawan yang telah menunggunya sejak tadi.

Sedangkan Eunhyuk yang telah meninggalkan tempat persidangan kini berada di sel penjara kepolisian pusat di kota Seoul. Hari itu adalah hari pertamanya untuk menikmati dinginnya lantai penjara.

6 tahun sudah berlalu….

Sudah lewat, tepat pada hari ini sudah 6 tahun terlewati. Berarti hari ini tepat Eunhyuk keluar dari penjara. Terlihat beberapa orang agensi SM Entertainment yang menunggu di ruang tunggu kepolisian. Mungkin mereka akan menjemput Eunhyuk hari ini.

Tak lama, keluarlah seorang namja berbadan kurus dan agak tinggi dengan mengenakan jaket hitam dan topi hitam pula. Kepalanya tertunduk ke bawah, bersama dengan iringan 2 polisi yang ada di sampingnya, ia memasuki ruangan khusus. Beberapa orang tadi pun ikut masih ke dalamnya.

Setelah beberapa lama, mereka pun keluar. Beberapa wartawan yang telah lama menunggu di depan kantor kepolisian kota Seoul pun segera berhamburan menutupi jalan keluarnya Eunhyuk dan rombongannya. Banyak pertanyaan yang dilemparkan kepada Eunhyuk yang telah bebas dari penjara, namun tak sepatah katapun diucapkan olehnya. Ia hanya menunduk dan terus menerobos jalan yang dihalang oleh beberapa kamerawan dan para reporter. Hingga ia masuk ke dalam mobil, Eunhyuk tetap saja diam seribu bahasa.

********Taman Kota*********

“Appa!”

“Ne Chagi!”

“Aku mau itu! Belikan aku itu appa!” Rengek anak kecil bernama Lee Yeon Si pada ayahnya. Mereka berdua pun mendekati penjual balon di ujung sana.

“Ini untuk putri appa! Kiss!”

“Muach!” namja itu menyeringai dan mencubit pipi gembung putrinya. Lalu digandengnya anak kecil tersebut menuju kursi yang ada di ujung sana. Terlihat seorang yeoja berambut blonde sedang asyik membuat rajutan sarung tangan berwarna merah muda. Ia tersenyum pada Junho dan anak perempuannya tersebut.

“Chagi! Dari mana kalian?” Hyoyeon pun menaruh rajutannya dan berjongkok mengimbangi putrinya. Dengan riangnya sang putri pun memeluk Hyoyeon dengan erat.

“Omma! Apa tadi membelikan ku ini!” Ucap Yeon Si pada Hyoyeon dengan ekspresi polosnya yang membuat kedua orang tuanya gemas.

“Jeongmal? Wa.. Appa baik sekali ya!” Hyoyeon pun menatap namja yang ada di sampingnya. Ia tersenyum menatap Junho yang telah menjadi suaminya sejak 5 tahun yang lalu. Ya, Lee Jun Ho telah berhasil menarik Hyoyeon untuk menjadi istrinya setelah 1 tahun lamanya mereka berpacaran.

Flashback On

“Hyo.. “ Ucap Junho lirih.

“Ne Oppa.” Hyoyeon menarik perhatiannya pada Junho yang telah berdiri di depannya.

“Mungkin aku tidak sempurna Hyo. Tapi kau tahu, aku sudah mencintaimu begitu lama bahkan sebelum kau tahu bagaimana perasaanku. Hyo, aku sangat mencintaimu meski aku harus kehilangan nyawaku sendiri. Aku bersumpah akan terus menjagamu, hingga aku tidak lagi bernafas. Aku senang saat kau mau menjadi yeoja chinguku. Selama 1 tahun terakhir ini aku bahagia. Aku senang karena kau bisa tersenyum untukku, bisa memelukku karena kau ingin memelukku. Aku tahu ini berat untukmu..” Junho menghentikan perkataannya saat melihat Hyoyeon meneteskan air mata. Dipeluknya kekasihnya yang paling ia cintai.

“Ikut aku..” ucap Junho yang kemudian menarik Hyoyeon ke dalam mobilnya.

“Menangislah..” ucap Junho yang telah menghentikan laju mobilnya di depan sungai han. Lalu mereka duduk di kursi yang jaraknya tidak terlalu jauh dari letak mobil mereka tadi berhenti.

“Hyo.. menangislah! Aku tahu kau sangat ingin menangis!” Junho mengulang perkataannya.

Tiba-tiba Hyoyeon memeluk Junho. Ia menangis sesegukan di dalam pelukan Junho. Ia memukuli dada bidang namja-nya. Ia terus memarahi Junho yang suka menutupi perasaannya.

“Oppa! Jangan bohong!”

“Kau jahat sekali! Oppa!”

“Kau Jahat!”

Hyoyeon tak henti-hentinya memukuli Junho, hingga Junho menarik paksa tangan Hyoyeon agar tidak memukulinya. Junho menatap Hyoyeon yang masih tertunduk lemas. Dengan segera ia berjongkok di hadapan Hyoyeon.

“Will You Marry Me?” Ucap Junho dengan tegas dan penuh kenyakinan.

“Ne.” Ucap Hyoyeon lirih yang langsung menarik Junho dari posisinya tadi dan mulai memeluknya.

Flashback Off

“Kajja! Kita pulang! Besok omma dan appa akan ke pesta pernikahan! Ini kan sudah hampir malam!” Ucap Junho sambil merangkul Hyoyeon yang tersenyum lebar seperti biasa.

“Ne! Kajja Appa!” Ucap Yeon Si pada ayahnya, tangannya mengulur ke atas pertanda anak berumur 4 tahun itu ingin digendong oleh sang ayah. Junho pun dengan segera menggendong putri kesayangannya dan tangan kirinya menggenggam tangan Hyoyeon dengan erat.

**********Keesokan harinya*************

“Hyuk! Bukannya kau akan datang ke pesta pernikahan Kyuhyun dan Seohyun?” ucap Young Woon, menejer Eunhyuk.

“Ne. Hyung. Aku sedang siap-siap.” Jawab Eunhyuk datar.

“Aku pergi. Hyung.” Eunhyuk pun berpamitan pada sang menejer. Ia berjalan keluar rumah menghampiri mobilnya yang terparkir jelas di halaman rumahnya yang sangat luas. Dengan mengenakan setelan jas lengkap dan aksesoris bunga warna putih yang ia selipkan di saku dadanya. Dia tampak keren.

Di tempat lain Hyoyeon, Junho, dan Yeon Si juga sedang bersiap-siap.

“Waa!! Omma cantik sekali!” Ucap Yeon Si terlihat terpesona dengan kecantikan omma-nya.

“Omma memang cantik! Appa pintar kan cari istri!hhee.” Junho sedikit terkekeh setelah menggoda putrinya. Terlihat Hyoyeon yang pipinya mulai memerah.

“Oppa! Sudahlah!” Hyoyeon mencoba menenangkan diri agar dia tidak terlihat orang yang sedang malu karena pujian. Dengan segera diambilnya tas hias dan memakai high heelsnya.

“Kajja!” Ucap Hyoyeon yang langsung menggandeng Junho dan putrinya, Yeon Si.

*************SeoKyu Wedding*************

“Selamat atas pernikahan kalian ya.”

“Semoga langgeng ya nak.”

“Kalian serasi sekali. Semoga sampai kakek-nenek.”

“SeoKyu forever pokoknya. Cepat punya baby ya.”

“Happy Wedding SeoKyu.”

“Aku senang, kalian serasi. Selamat atas pernikahanmu ya.”

“Selamat ya. Akhirnya kalian menikah.”

“Omma! Itu Ahjumma. Dia cantik seperti omma!” Ucap Yeon Si yang menarik-narik gaun Hyoyeon sambil menunjuk-nunjuk ke arah sepasang pengantin yang sedang tersenyum pada semua orang.

“Ne. Seohyun-ahjumma memang cantik. Kajja! Kita ucapkan selamat juga padanya.” Hyoyeon pun dengan pelan menggandeng putrinya.

“Seo..” hyoyeon tersenyum pada Seohyun yang sedang bersalaman dengan salah satu tamu.

“unnie..” Seo pun membalasnya dengan sumringah. Hyoyeon dan Yeon Si pun mendekat.

“Oh.. Yeon Si. Kau cantik sekali!” ucap Seohyun yang menatapi putri Hyoyeon dan Junho dengan gemasnya.

“Dia cantik ya! Ah.. Shttt.. Aku jadi ingin cepat-cepat punya anak!” Tiba-tiba saja Kyuhyun nyeplos seenaknya hingga membuat Seohyun malu.

“Oppa! Kau.. Tidak sopan.” Seohyun pun melirik Kyuhyun dengan tatapan membunuhnya. Hyoyeon dan Yeon Si yang melihatnya pun terkekeh.

“Kalian senang sekali!!!!!!” tiba-tiba suara seseorang tersebut mengalihkan pandangan keempat pasang mata yang sedang asyik bercanda gurai. Hyoyeon yang tadinya tertawa lebar kini diam. Tatapannya terpaku pada seseorang yang mengenakan jas hitam di depannya.

“Eunhyuk-ssi.” Ucap Hyoyeon begitu datar.

“Omma! Siapa Ahjusshi ini? dia tampan seperti appa!” Perkataan Yeon Si tersebut mengingatkan Hyoyeon pada suaminya, Junho.

“Eh.. Ngomong-ngomong appa kemana? Sebentar omma cari appa dulu ya? Kau di sini dengan ahjumma dan ahjusshi ya?” dengan segera Hyoyeon pun mencari Junho.

Sedangkan Eunhyuk hanya melongo. Tak percaya apa yang tengah ia dengar dan ia lihat sekarang. Seakan hatinya tertusuk pisau yang begitu tajam. Sangat sakit, sangat sangat sakit. ‘kau meninggalkanku Hyo, dan kau menikah dengan namja itu? Tega sekali kau Hyo’ ucap Eunhyuk dalam hati sambil menatap Hyoyeon yang semakin menjauh dari pandangannya.

“Eunhyuk-hyung.” Suara Kyuhyun mengendurkan lamunannya. Sontak Eunhyuk langsung menoleh ke arah Seohyun dan Kyuhyun dengan matanya yang terlihat bingung.

“Eh. Selamat ya! Akhirnya kalian menikah! Aku turut berbahagia!” Ucap Eunhyuk dengan senyum pahit dibibirnya sambil membenarkan (?) tingkahnya. Tiba-tiba tangan kecil mengagetkannya yang sedang asyik mengobrol dengan SeoKyu.

“Ahjusshi! Ahjusshi!” rengek Yeon Si pada Eunhyuk. Eunhyuk menoleh dan berjongkok.

“Ne.. Ada apa?” tanya Eunhyuk dengan kerlingan matanya yang menebar pesona.

“namamu siapa?”

“Nama Ahjusshi Lee Hyuk Jae. Kau boleh menanggilku Hyukjae-Ahjusshi anak manis.” Ucap Eunhyuk sambil mengacak-acak rambut tebal milik Yeon Si.

“Hyukjae-ahjusshi. Besok kalau aku besar kau harus menikah denganku ya? Kau mau kan?” Rengek Yeon Si pada Hyukjae yang mengundang tawa beberapa orang di sekelilingnya. Eunhyuk yang mendengarnya pun hanya bisa tertawa dan kembali mengacak-acak rambut anak kecil itu.

“Ya. Yeon Si. Kau masih kecil.” Kyuhyun pun merespon sambil tertawa.

“Kau lucu sekali Yeon Si.” Ucap Seohyun, lalu Eunhyuk kembali ke posisi semula dan masih tertawa.

“Yeon Si sayang..” Ucap seseorang. Hyoyeon datang beriringan bersama Junho yang tersenyum manis saat itu.

“Lee Hyukjae. Senang bertemu denganmu lagi.” Ucap Junho sambil menepuk pundak Eunhyuk.

“Ne. Aku juga. Putri kalian lucu sekali.” Ucap Eunhyuk yang mencoba menutupi rasa sakitnya.

“Benarkah? Itu karena ommanya. Hyoyeon selalu mengajari putri kami untuk bersikap lucu, dia juga suka tebar pesona. Jadi beginilah!” Ucap Junho yang disambut tawa mereka bersama. Eunhyuk hanya dapat menyengirkan sedikit bibirnya sambil menatap Hyoyeon yang kelihatannya menikamati kebersamaannya bersama Junho.

“Unnie. Ayo kita foto bersama! Untukku kenang-kenangan!” Ucap Seohyun yang dengan sigap menarik pergelangan tangan Hyoyeon. Ia pun tidak dapat menolak. Junho dan Yeon Si pun ikut-ikutan berfoto bersama.

“Baiklah.” Jawab Hyoyeon.

“Unnie. Kau disampingku saja.” Pinta Seohyun, Kyuhyun menghelah nafas dan tersenyum. Setelah dirasa pas mereka pun segera berfoto. Namun tiba-tiba Hyoyeon menunda sesi foto bersama dan menghampiri seseorang.

“Hyukjae? Ikutlah!” Ucap Hyoyeon yang melihat Eunhyuk akan pergi dengan sigap menahan namja itu dengan menahan pergelangan tangan Eunhyuk.

“Tidak kalian saja.” Jawab Eunhyuk datar tanpa ekspresi. Hyoyeon pun secara refleks melepas pegangannya. Namun dengan sigap Yeon Si menarik tangan Eunhyuk. Meski tak cukup kuat, Yeon Si mampu meluluhkan Eunhyuk yang akhirnya mengalah dan menuruti kemauan Yeon Si. Hyoyeon dan yang lainnya pun tersenyum penuh kemenangan.

“Kau di sini!” Ucap Hyoyeon sambil menarik Eunhyuk ke posisi yang tepat. Lalu Hyoyeon berfoto di samping Seohyun. Hyoyeon merangkul tangan Junho, dan tangan satunya memegangi tangan Seohyun. Sedangkan Junho mengandeng putri mereka. Eunhyuk hanya bisa pasrah menerima kenyataan.

CIISSSS!!!

“YA!! Lee Hyuk Jae!! Wajahmu masih seperti Monyet!!”

***********The End***********

Pada akhirnya Hyoyeon maupun Eunhyuk tidak bisa mengutarakan cintanya, bahkan tak bisa bersama layaknya sepasang kekasih. Tapi setidaknya mereka sudah bahagia dengan kehidupannya masing-masing.

Thank You ˄˄

Iklan

One thought on “HyoHyuk : Stupid Love – Chapter 7 (End)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s